Dahulu
kita mengenal ospek sebagai ajang pengenalan kampus, namun beberapa tahun
terakhir ospek berubah tajuk menjadi Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa
Baru (PKKMB). PKKMB 2020, tentunya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Seremoni penyambutan para mahasiswa baru ini, tidak lagi dilakukan di
lingkungan kampus secara riil, namun dilakukan secara daring. Tak lain dan tak
bukan ini merupakan salah satu dampak dari Pandemi Covid-19, yang sayangnya
harus dirasakan oleh para maba 2020. Kendati
demikian, euforia mahasiswa baru dalam merayakan keberhasilannya memasuki dunia
perkuliahan, tidaklah surut. Euforia ini menimbulkan beragam cerita yang tak
kalah unik dari PKKMB tahun-tahun sebelumnya.
Salah
satu kisah ceria dibagikan oleh Alifenda, mahasiswa salah satu PTN di Yogyakarta, “Jujur, awalnya
aku pikir PKKMBnya bakal dimarah-marahin gitu sama kating, tapi ternyata PKKMB
di kampusku benar-benar di luar dugaan banget, maba disambut sebagai keluarga
baru, acaranya keren banget, kakak pendampingnya juga super ramah,” ungkap maba
jurusan Aktuaria tersebut. Sepertinya tiap kampus memiliki inovasi
sendiri-sendiri dalam menyambut maba di era pandemi ini, ya.
Beda
dengan Alifenda, kisah lain juga dialami oleh mahasiswa baru salah satu PTPN di
Makasar, sebut saja Vanilla. Pada PKKMB di kampusnya, ada satu kegiatan yang
membekas di hatinya, yaitu kegiatan sarapan online,
“Jadi, sebelum mulai PKKMB, kita [maba] harus siapin sarapan, seperti susu,
buah, vitamin, dll. Lucu saja gitu makan bersama tapi di rumah masing-masing,
jadi makan di depan laptop hahaha.”
Mahasiswa Pariwisata itu juga menambahkan, ada beberapa oknum maba yang
kelakuannya bikin geleng-geleng kepala. “Jadi saat pemateri lagi jelasin, ada
insiden oknum maba itu corat-coret screen layar zoom melalui fitur pen, jadi
ganggu gitu. Terus sampai sekarang gak ada yang tahu siapa pelaku insiden
tersebut.”
Tak
hanya sekadar pemberian materi, panitia PKKMB online juga memanfaatkan fenomena-fenomena yang sedang hits di
kalangan remaja milenial, salah satunya adalah tiktok. Aplikasi yang biasanya
digunakan oleh titokers untuk
berjoget ini pun dijadikan sebuah inovasi oleh panitia PKKMB Universitas
Telkom. Dihubungi via pesan langsung di twitter (17/09/2020), salah seorang panitia mengatakan
bahwa di hari terakhir PKKMB, satu kampus melakukan aksi tik-tokan secara daring. Ada beragam aksi unik mahasiswa baru yang
membuat perut terkocok saat sesi tik-tokan
ini, “Jadi hari terakhir ada sesi tik-tokan,
terus mabanya pakai kostum macem-macem, ada yang pakai topeng monyet, ada
yang pakai jaket+helm ojol, ada yang
pakai sarung mirip maling, terus cowo pakai mukena. Pokoknya ajaib banget deh
kelakuannya.” Dia juga berbagi hasil tangkap layar dari sesi tik-tokan tersebut kepada saya.
Dokumentasi Narasumber
Dokumentasi Narasumber
Dibalik
sederet kisah-kisah unik tersebut, tentunya ada suka duka yang dirasakan oleh
para mahasiswa baru ini. Mereka cukup bersyukur meski di tengah pandemi,
pengenalan kampus memang tetap harus berjalan. Saat ditanya mengenai suka duka,
mereka mengatakan saat PKKMB online ini gak perlu panas-panasan dan tentunya
tidak membuat fisik terlalu capek. Namun, sangat disayangkan para maba ini
tidak bisa berkenalan dengan teman seangkatan secara tatap muka, sehingga
mereka merasa PKKMBnya ‘gak berasa’, dan merasa masih asing dengan lingkungan
kampus secara riil.
Penulis: Shindy Tresna Vinansih




Tidak ada komentar:
Posting Komentar